TRADISI JAMU SEBAGAI RESILIENSI MASYARAKAT DAN POTENSI PARIWISATA BUDAYA DI KABUPATEN SUMENEP MADURA

Authors

  • Ekna Satriyati FISIB Universitas Trunojoyo
  • Citra Nurhayati Universitas Trunojoyo Madura
  • Soedarso Soedarso Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Keywords:

Madura, Pariwisata Budaya, Resiliensi, Sumenep Madura, Tradisi jamu

Abstract

Tradisi meramu dan minum jamu merupakan bentuk kearifan lokal Masyarakat Madura dalam menjaga kesehatan. Pada perkembangannya para peramu dan pengguna Jamu Madura dihadapkan pada pilihan bahwa jamu adalah pengobatan alternatif. Pada sisi lain kepercayaan khasiat jamu telah diyakini oleh masyarakat secara luas dan dijadikan pilihan pertama pada saat mengalami masalah kesehatan. Pada saat Pandemi Covid-19, Jamu menjadi pilihan utama masyarakat, dibandingkan pengobatan medis dengan berbagai pertimbangan kondisi saat itu. Hal tersebut membuat masyarakat melakukan proses resiliensi dengan cara kembali melakukan tradisi jamu untuk berbagai persoalan kesehatan. Paska pandemi Covid 19, resiliensi tradisi jamu tetap dilakukan dan menarik banyak masyarakat lain untuk turut melakukan dan menikmati khasiatnya. Perkembangan tradisi jamu memunculkan potensi pariwisata budaya. Di Kabupaten Sumenep, potensi pariwisata budaya tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan ekonomi kreatif melalui beragamnya produk jamu dan pertumbuhan industri kecil. Tradisi Jamu sebagai resilensi dan potensi pariwisata budaya di Sumenep menarik untuk dikaji lebih lanjut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui teknik observasi dan wawancara, dianalisis dan cari keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil kajian adalah resiliensi tradisi jamu menjadikan produk Jamu Madura sebagai potensi pariwisata budaya dan menimbulkan usaha ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep. Bentuk Resiliensi tradisi jamu adalah 1) Pemertahanan tradisi meramu dan menggunakan jamu, 2) Pengembangan bentuk jamu sebagai upaya ekonomi kreatif masyarakat. Kedua bentuk resiliensi menghadirkan potensi pariwisata budaya yakni Wisata Budaya Herbal. Integrasi tradisi jamu sebagai resiliensi dan potensi pariwisata budaya, membangun kekuatan citra dan jati diri Masyarakat Sumenep di bidang pariwisata.

Downloads

Published

2023-12-12

Issue

Section

Articles