Distribusi Saturasi Oksigen Dan Respiratory Rate Berdsarkan Jenis Kelamin Dan Usia Pada Anak Dengan Bronkopneumunia Di Ruang Rawat Inap Anak Rsud Raden Mattaher Jambi

Authors

  • Rina Oktaria Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jambi
  • Putri Irwanti Sari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jambi
  • RTS Netisa Martawinarti Program Studi Profesi Ners Universitas Jambi
  • Yuliana Yuliana Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jambi
  • Riska Amalya Nasution Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.29303/saintek.v8i1.3710

Keywords:

Balita, Bronkopneumonia, Respiratory Rate, Saturasi Oksigen

Abstract

Bronkopneumonia merupakan infeksi akut pada bronkiolus dan jaringan paru yang sering terjadi pada anak-anak, terutama usia di bawah lima tahun. Proses inflamasi pada paru menyebabkan gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi saturasi oksigen danrespiratory rateberdasarkan jenis kelamin dan usia pada anak dengan bronkopneumonia yang dirawat di ruang anak RSUD Raden Mattaher Jambi.  Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 anak yang didiagnosa bronkopneumonia dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 3 tahun sebanyak 57,5%, disusul dengan responden berusia 4 tahun sebanyak 35% dan responden berusia 5 tahun sebanyak 7,5%.Berdasarkan jenis kelamin, anak perempuan lebih banyak menderita bronkopneumonia yaitu 55%, sedangkan anak laki-laki sebanyak 45%. Nilai saturasi oksigen (SpO₂) terbagi menjadi: Normal (≥95%) sebesar 37,5%,hipoksia ringan (90–94%) sebesar 45%, dan hipoksia berat (<90%) sebesar 17,5%. Sedangkan respiratory ratemenunjukkan normal sebesar 30%, Takipnea ringan sebesar 50%, dan Takipnea berat sebesar 20%. Sebagian besar anak dengan bronkopneumonia mengalami penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi napas, terutama pada kelompok usia3 tahun dan jenis kelamin perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa usia muda dan jenis kelamin perempuan berpotensi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan oksigenasi dan distres napas pada bronkopneumonia. Pemantauan rutin terhadap saturasi oksigen dan respiratory rate sangat diperlukan untuk mendeteksi dini hipoksemia serta menentukan intervensi keperawatan yang tepat.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Oktaria, R. ., Sari, P. I. ., RTS Netisa Martawinarti, Yuliana, Y., & Nasution, R. A. . (2026). Distribusi Saturasi Oksigen Dan Respiratory Rate Berdsarkan Jenis Kelamin Dan Usia Pada Anak Dengan Bronkopneumunia Di Ruang Rawat Inap Anak Rsud Raden Mattaher Jambi. Prosiding SAINTEK, 8(1), 30–38. https://doi.org/10.29303/saintek.v8i1.3710