SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA MASYARAKAT DI DESA RARANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Authors

  • Wilya Isnaeni Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram
  • Rohani Rohani Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram
  • Didi S. Agustawijaya Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Keywords:

Risiko Stunting, Desa Rarang, kawin usia dini, perceraian, balita

Abstract

Masyarakat di Desa Rarang, Kecamatan Terara, Kapnupaten Lombok Timur, pada umumnya merupakan masyarakat petani dan sebagaian kecil adalah masyarakat pedangang. Masyarakat di Desa Rarang mempunyai tinggkat kerentanan tinggi terhadap stunting. Jumlah balita stunting di Desa Rarang masih cukup tinggi. Upaya pencegahan stunting telah dilakukan dengan mengadakan sosialisasi balita stunting dan pemberdayaan kader dalam turut serta pencegahan stunting di Desa Rarang. Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting pada Masyarakat diharapkan dapat mempengaruhi tumbuh kembang balita sehingga dapat menurunkan angka stunting di Desa Rarang. Menggunakan media ceramah dan pelatihan langsung di Kantor Desa Rarang diberikan kepada remaja calon ibu, ibu hamil, dan ibu muda yang mempunyai balita, didampingi kader Posyandu Desa Rarang. Diketahui bahwa masyarakat rewan stunting tersebut sebagian besar memiliki tingkat pendidikan tergolong menengah dan rendah, dengan tingkat perkawinan dini tinggi, dan kasus kawin cerai tinggi. Banyak diantara mereka menjadi orangtua tunggal dan harus mencari nafkah dan mengasuh anak sendiri.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Isnaeni, W. ., Rohani, R., & Agustawijaya, D. S. . (2025). SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA MASYARAKAT DI DESA RARANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR . Prosiding PEPADU, 7(1), 37–40. Retrieved from https://proceeding.unram.ac.id/index.php/pepadu/article/view/3664