DOKTER PESISIR SIAGA: PENANGANAN ENVENOMASI LAUT DAN CEDERA PENYELAMAN DI NUSA TENGGARA BARAT
Keywords:
dokter pesisir, envenomasi laut, diving injury, kapasitas puskesmasAbstract
Wilayah pesisir Lombok menghadapi risiko tinggi envenomasi hewan laut dan penyakit akibat penyelaman. Namun, dokter umum di Puskesmas setempat masih memiliki keterbatasan kapasitas dalam diagnosis dan tatalaksana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dokter melalui mini simposium virtual pada 15 September 2025 dengan lima narasumber (empat Spesialis Kedokteran Kelautan/Sp.KL dan satu dokter mitra puskesmas perwakilan SIOUX Foundation). Sebanyak 53 peserta mengikuti pre-test dan 26 peserta mengikuti post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 130,4 menjadi 164,6. Hal ini mengindikasikan peningkatan pengetahuan signifikan setelah pelatihan. Kegiatan juga menghasilkan draft panduan praktis diagnosis dan tatalaksana kasus envenomasi laut serta diving injury. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan layanan kesehatan pesisir di Nusa Tenggara Barat.