PELATIHAN PENGELOLAAN WISATA ALAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MASYARAKAT SEKITAR TWA KERANDANGAN DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN PARIWISATA

Authors

  • Mohammad Najib Roodhi Universitas Mataram
  • Muhammad Mujahid Dakwah Universitas Mataram
  • Zefanya Andryan Girsang Universitas Mataram
  • Abdurrahman Abdurrahman Universitas Mataram
  • Juan Kurnia Universitas Mataram

Keywords:

Birdwatching, Ecotourism, Community-Based Tourism, Local Wisdom, Capacity Building, TWA Kerandangan

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pemandu wisata dalam pengelolaan dan promosi potensi birdwatching berbasis kearifan lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya keterampilan teknis pemandu, terbatasnya inovasi dalam pengemasan atraksi wisata berbasis budaya, serta lemahnya strategi promosi digital. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, sosialisasi dan focus group discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan, praktik lapangan berupa simulasi pengelolaan wisata, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan teknis pemandu dalam penggunaan binokular dan identifikasi burung, kesadaran konservasi melalui edukasi penggunaan mist net, serta penguatan strategi promosi berbasis digital. Diskusi kelompok menghasilkan rekomendasi strategis berupa penyusunan panduan interpretasi burung, penguatan jejaring promosi, dan pendampingan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas masyarakat serta mendukung citra TWA Kerandangan sebagai destinasi birdwatching yang berkelanjutan.

Published

2025-12-30

How to Cite

Roodhi, M. N. ., Dakwah, M. M. ., Girsang, Z. A. ., Abdurrahman, A., & Kurnia, J. (2025). PELATIHAN PENGELOLAAN WISATA ALAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MASYARAKAT SEKITAR TWA KERANDANGAN DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN PARIWISATA. Prosiding PEPADU, 7(1), 102–108. Retrieved from https://proceeding.unram.ac.id/index.php/pepadu/article/view/3652