BEST PRACTICE ECOTOURISM: PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SEMBALUN DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Authors

  • Muaidy Yasin Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram
  • Akung Daeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram
  • Busaini Busaini Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram
  • Isra Dewi Kuntary Ibrahim Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram
  • Mohamad Revan Azka Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram
  • Lalu Mohammad Ikbal Pahroni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram

Keywords:

Pertanian Organik, Kopi, Coffee Roasting, Pemberdayaan Masyarakat, Ekowisata Berkelanjutan

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Koperasi Bumi di Sajang, Sembalun, Lombok Timur, sebuah wilayah yang dikenal subur dengan potensi besar dalam pengembangan ekowisata berbasis kopi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani dalam menerapkan praktik pertanian organik sekaligus meningkatkan keterampilan pengolahan pascapanen kopi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Tahap sosialisasi memberikan pemahaman dasar mengenai manfaat pertanian organik bagi kesehatan dan lingkungan. Pelatihan difokuskan pada teknik praktis seperti rotasi tanaman, produksi pupuk organik, dan coffee roasting. Tahap penerapan teknologi mendorong petani untuk menggunakan peralatan sederhana pembuatan pupuk organik dan mesin sangrai kopi modern. Pendampingan dilakukan secara rutin untuk memastikan penerapan berjalan sesuai, sedangkan evaluasi difokuskan pada capaian dan kendala yang dihadapi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dan konsisten menerapkan praktik pertanian organik. Selain itu, keterampilan coffee roasting memungkinkan petani menghasilkan kopi sangrai dengan kualitas lebih baik dan bernilai tambah dibandingkan metode tradisional. Lebih jauh, kegiatan ini membuka peluang pengembangan wisata edukasi kopi, di mana wisatawan dapat menyaksikan langsung proses sangrai. Integrasi antara pertanian organik dan ekowisata kopi diharapkan mampu memperkuat potensi ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Yasin, M. ., Daeng, A. ., Busaini, B., Ibrahim, I. D. K. ., Azka, M. R. ., & Pahroni, L. M. I. . (2025). BEST PRACTICE ECOTOURISM: PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SEMBALUN DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL . Prosiding PEPADU, 7(1), 156–162. Retrieved from https://proceeding.unram.ac.id/index.php/pepadu/article/view/3642