MEMBANGUN BUDAYA LITERASI AKADEMIK GURU MELALUI PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DI KOTA MATARAM
Keywords:
Literasi akademik, Pelatihan artikel ilmiah, GuruAbstract
Rendahnya budaya menulis ilmiah di kalangan pendidik menjadi tantangan serius bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Mataram. Data menunjukkan hanya sekitar 30% guru yang memiliki pengalaman menulis artikel ilmiah. Untuk menjawab persoalan tersebut, Tim PPM Universitas Mataram melaksanakan program pelatihan penulisan artikel ilmiah yang melibatkan 25 guru SMP dan 10 mahasiswa calon pendidik. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan teknologi pendukung, pendampingan, serta program keberlanjutan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman peserta sebesar 67% yang meningkat menjadi 78% pada post-test, dengan peningkatan rata-rata sebesar 11%. Analisis sub-materi memperlihatkan aspek etika akademik mencapai skor tertinggi (85%), sedangkan pemahaman struktur IMRaD masih perlu ditingkatkan (68%). Luaran kegiatan meliputi publikasi artikel pada jurnal terakreditasi SINTA, prosiding seminar nasional, serta penyusunan buku teks berjudul Menulis Artikel Pendidikan: dari Gagasan ke Publikasi. Lebih jauh, kegiatan ini berdampak pada terbentuknya komunitas penulis ilmiah di Kota Mataram sebagai wadah kolaborasi guru dan mahasiswa. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis penulisan, tetapi juga membangun budaya literasi akademik yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar dan menengah.