PENERAPAN MEDIA VISUAL-INTERAKTIF UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN KOMPLIKASINYA PADA REMAJA DI DESA GONDANG, LOMBOK UTARA
Keywords:
hipertensi, remaja, edukasi kesehatan, media visual-interaktif, pencegahanAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi, termasuk pada kelompok usia muda. Kondisi ini sering muncul tanpa gejala namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Edukasi kesehatan sejak remaja menjadi langkah penting untuk meningkatkan literasi kesehatan dan mencegah hipertensi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media visual-interaktif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang hipertensi di Desa Gondang, Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest. Sebanyak 28 partisipan terlibat, terdiri dari 13 siswa SMP (13–14 tahun), 2 siswa SMA (16–18 tahun), dan 13 mahasiswa (20–22 tahun). Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan hipertensi dengan lima pertanyaan inti. Intervensi diberikan melalui presentasi power point dan simulasi sederhana mengenai mekanisme hipertensi serta komplikasinya. Hasil menunjukkan pada pretest terdapat 3 partisipan memperoleh skor 20, 5 partisipan skor 40, 14 partisipan skor 60, 4 partisipan skor 80, dan 2 partisipan skor 100. Setelah edukasi, hasil posttest memperlihatkan peningkatan signifikan, dengan 20 partisipan mencapai skor 100 dan 8 partisipan skor 80. Uji Wilcoxon menghasilkan p < 0,005, yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara skor pretest dan posttest. Kesimpulan penelitian ini adalah media visual-interaktif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai hipertensi dan dapat dijadikan strategi edukasi preventif di masyarakat