PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP PADA PASIEN SKIZOFRENIA DAN EDUKASI TENTANG SKIZOFRENIA PADA PASIEN DAN KELUARGA
Keywords:
Skizofrenia, pemeriksaan darah lengkap, edukasiAbstract
Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa berat kompleks yang menyerang 1% populasi di dunia. Prevalensi kasus skizofrenia di NTB sendiri mencapai 0,96%. Penderita skizofrenia memiliki kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan populasi umum. Pasien skizofrenia dapat mengalami berbagai gangguan medis lain yaitu obesitas, dislipidemia, diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, stroke, pneumonia, disfungsi hati dan osteoporosis. Selain itu pasien skizofrenia dapat mengalami gangguan fungsi imun diakibatkan kurangnya menjaga kebersihan maupun akibat kondisi medis yang telah disebutkan sebelumnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan khususnya yang terkait dengan imunitas pasien sekaligus meningkatkan pengetahuan pasien Skizofrenia serta keluarganya mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan dan imunitas tubuh. Pemeriksaan darah lengkap dilakukan pada pasien Skizofrenia, diikuti dengan edukasi pada pasien skizofrenia dan keluarga mengenai hal-hal yang perlu diketahui. Pelaksanaan pengabdian dilakukan pada Hari Rabu, 10 September 2025 mulai pukul 08.00 WITA sampai selesai, di Aula Lavender, RSJ Mutiara Sukma. Kegiatan pengabdian diikuti pasien Skizofrenia dan keluarganya. Seluruh undangan mengikuti jalannya edukasi dan pemeriksaan darah lengkap. Undangan merupakan pasien Skizofrenia dan keluarganya yang selama ini sudah berobat teratur di RSJ Mutiara Sukma dan berdomisili di Kota Mataram. Secara keseluruhan, profil sel darah putih pada pasien skizofrenia masih berada dalam batas normal laboratorium. Namun, ditemukan variasi antar individu, dengan sebagian kecil pasien. Pemeriksaan Darah lengkap secara keluarga perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi pasien Skizofrenia. Pemberian edukasi tentang Skizofrenia dan masalah kesehatan serta kebersihan juga penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Skizofrenia